Book I Read

EMPOWEREMENT TAKES MORE THAN A MINUTE

 

Untuk orang-orang yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat akan akrab dengan kata-kata Development dan Empowerment. Kedua kata tersebut pada umumnya dimaknai sama, yaitu pemberdayaan. Pemberdayaan masyarakat berarti membangkitkan potensi masyarakat, menjadikan mereka mandiri, idealnya dalam semua aspek. Masyarakat yang diberdayakan tujuan akhirnya adalah mandiri secara ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial budaya dan aspek lainnya yang terkait dengan mereka.

Empowerment people atau di buku Empowerment Takes More than a Minute disebut dengan memampukan orang lain juga tidak jauh berbeda secara makna. Memampukan orang (karyawan) berarti memunculkan potensi-potensi dalam diri mereka sehingga mampu bergerak sendiri tanpa harus ada arahan detail dari pemimpinnya. Mereka mampu bertindak dan mengambil keputusan sendiri tanpa harus sering-sering bolak-balik ke atasan.

Perbedaan mendasar antara memberdayakan masyarakat dan memampukan orang lain terletak pada kepercayaan yang diberikan di awal. Memberdayakan masyarakat dimulai dengan memetakan masalah, potensi, lalu menyusun program peningkatan kualitas mereka secara keseluruhan. Fasilitator yang menjalankan program ini harus berupaya dari awal mendorong masyarakat meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk bertumbuh.

Sedangkan memampukan orang lain, dimulai dengan mempercayai mereka. Berikan mereka kepercayaan yang lebih besar mengemban tanggung jawab lebih banyak.

Dalam organisasi, memampukan merupakan tujuan dari kaderisasi. Kaderisasi memampukan kader-kadernya sehingga bisa mengemban tanggung jawab menjalankan organisasi tersebut.

Aku pernah mengalami tidak meletakkan kepercayaan pada orang yang dipimpin, sehingga memutuskan tidak memberikan kepercayaan pada mereka meneruskan kepengurusan. Pada akhirnya menyadari, kita tidak akan bisa mengetahui kapan seseorang siap atau tidak, jika tidak memberikannya kepercayaan.

Di dalam buku ini, pembahasan memampukan bisa diaplikasikan untuk perusahaan atau organisasi. Memberikan kepercayaan bukan berarti memberikannya seluas mungkin. Berikan informasi yang melimpah dan akurat, tapi bukan informasi krusial yang berbahaya jatuh di tangan tak tepat.

Memberikan kepercayaan berarti juga memberikan kebebasan bertindak, tetapi tetap dalam koridor sehingga kemandirian mereka terbangun. Berikan mereka kebebasan mengambil keputusan yang cukup penting, menjalankan ide-ide bermanfaat mereka, serta menjadikan mereka aktif dan proaktif dalam bertindak.

Di era yang sangat maju dan dinamis ini, karyawan/anggota bukan lagi sumber daya yang hanya menuruti perintah atasan. Mereka harus mampu aktif, proaktif dan bergerak bersama membangun perusahaan. Karyawan idealnya menjadi partner memajukan perusahaan. Untuk mencapainya, jangan takut memberikan bekal keterampilan dan keahlian yang diperlukan karyawan sehingga mereka memiliki kapasitas yang jauh lebih baik.

Memampukan karyawan bukanlah sulap. Memampukan karyawan terdiri atas beberapa langkah sederhana dan banyak ketekunan.

Advertisements

2 thoughts on “EMPOWEREMENT TAKES MORE THAN A MINUTE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s